29 september 2019
nikmat mana yg engkau dustakan ketika bertemu kasur begitu nikmat, ketika kaki masih menyentuh tanah, dan ketika mata masih memandang layar yg sama. Ketika tangan dengan jari lentiknya masih sanggup mengetik dan otak yang masih lihai menyusun kata demi kata. Mulut tanpa suara namun senyum tersirat mana kala menyadari bahwa kenikmatan sungguh nyata adanya dengan cara yg sederhana.
Komentar
Posting Komentar